Previous Next

PA KAJEN RESMI MASUK WILAYAH ZONA INTEGRITAS

PA KAJEN RESMI MASUK WILAYAH ZONA INTEGRITAS

KAJEN – Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B saat ini resmi masuk dalam wilayah Zona Integritas. Hal ini ditandai dengan penandantanganan Pencanangan Zona Integritas (ZI) oleh Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B, Selasa, 26 Maret 2019.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, M.H., Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.IK., M.SI., dan Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Dewa Ketut Kartana, S.H., M.Hum. sementara Kepala Kejaksaan Negeri Pekalongan dan Dandim 0710/Pekalongan berhalangan hadir dan diwakilkan.

Kehadiran jajaran Forkopimda tersebut sekaligus sebagai saksi dengan membubuhkan tanda tangan pada Piagam Pencanangan Zona Integritas Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B. Ikut pula sebagai saksi dan membubuhkan tanda tangannya Koordinator DPC Peradi se-Eks Karesidenan Pekalongan Arif NS, S.H., M.H.

Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B, Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pencanangan Zona Integritas ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Intergitas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Jajaran PA Kajen mulai dari pimpinan, hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional, termasuk tenaga honorer berkomitmen menjadikan kantor ini bebas dari praktek kolusi, nepotisme dan sebagainya. Ini merupakan tekad bersama untuk mewujudkan Zona Integritas di wilayah PA Kajen dengan bebas KKN,” tegas Drs. H. Suwoto, S.H., M.H.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam sebuah Ikrar Pakta Integritas yang dibacakan Wakil Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Drs. Mahmudin, S.H., M.H. Dan ditandangani oleh seluruh aparatur pegawai Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Hakim Tinggi Dr. H. Jaliansyah, S.H., M.H., berharap pencanangan tidak hanya bersifat seremonial dan formalitas, yang berakhir pada bertambahnya kesibukan untuk menyiapkan pencanangan yang tiada arti.

Proses yang harus ditempuh menjadikan Pengadilan Agama sebagai zona integritas masih sangat panjang dan memerlukan sumbangsih energi positif setiap aparatur Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B. Pemberian predikat WBK/WBBM bukan merupakan akhir dari proses, karena akan dievaluasi tiap tahunnya.

Ditempat yang sama, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si, menambahkan, sekarang paradigma penyelenggara pemerintahan, penyelenggara negara, memang dikembalikan lagi kepada fitrahnya yaitu sebagai pelayan masyarakat.

“Pemimpin masyarakat pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Ini yang susah sekali, karena setting birokrasi kita dulu mewarisi sistem feodalistik. Sekarang dirubah menjadi personal-personal yang melayani. Kita rubah di semua lini. Dulu mentalnya minta dilayani, sekarang harus melayani. Seluruh keinginan, harapan dan ekspektasi masyarakat bisa kita selesaikan. Kita ini digaji oleh negara,” tandas Bupati. (ton)

Previous Next

RIBUAN PERSONEL SIAP AMANKAN PEMILU

RIBUAN PERSONEL SIAP AMANKAN PEMILU

KAJEN – Tahun 2019 ini adalah tahun politik sekaligus momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dimana pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden akan dilaksanakan serentak secara bersamaan dalam 1 hari yakni tanggal 17 Maret 2019.

Dalam rangka menghadapi hajat besar tersebut, Polres Pekalongan telah menyiapkan ribuan personel yang akan bertugas mengamankan jalannya pesta demokrasi tersebut. Hal ini disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, Senin, 18 Maret 2019.

“Dalam hal ini kita sudah menyiapkan pengamanan pemilu serentak sejumlah 100 personel TNI, 524 personel Polres Pekalonga, 60 personel BKO Polda Jateng, 20 BKO Sat Brimob Polda Jateng, 50 personel Satpol Peraturan Pemerintah standby, 5.758 personel Sat Linmas dan personel Pemadam Kebakaran yang standby di markas,” terang Kapolres.

Hadir pula dalam upacara yang bertepatan dengan HUT Pemadam Kebakaran ke-100, HUT Satpol PP ke-69 dan HUT Sat Linmas ke-57, diantaranya Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.Ip., M.Ms., Setda Kabupaten Pekalongan Dra. Mukaromah Syakoer dan unsur Forkopimda lainnya.

Kapolres menambahkan, peran TNI, Polri, Sat Linmas, Satpol PP, Damkar dan stakeholders lainnya jelas akan terlihat langsung dalam mengawal pesta demokrasi. “Tujuannya adalah memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga di tahun politik ini. Sehingga dalam momen ini menjadikan kita lebih solid, bijak dan dewasa, serta selalu meningkatkan sinergitas kemitraan untuk menjadi lebih baik sesuai harapan masyarakat,” tandasnya.

Usai upacara, dilangsungkan pula pemusnahan ratusan botol minuman keras yang disaksikan langsung jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan. Ratusan botol miras tersebut merupakan hasil operasi penyakit masyarakat yang digelar oleh personel Satpol PP Kabupaten Pekalongan. (ton)

Previous Next

KEMAJUAN DAN KEDISIPLINAN TIDAK BISA DIPISAH

KEMAJUAN DAN KEDISIPLINAN TIDAK BISA DIPISAH

*) PKL Siswa SMK Islam Nusantara Comal

KAJEN – Keinginan untuk maju dan sikap disiplin adalah dua hal yang harus berjalan secara beriringan. Kedua hal tersebut bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini ditegaskan Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Bapak Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., saat menerima 5 siswa PKL dari SMK Islam Nusantara Comal, Selasa, 12 Maret 2019.

“Bila ingin maju, maka harus disiplin. Ketika (bekerja) disiplin, maka keinginan akan maju bisa tercapai. Ini bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisahkan,” tegas Bapak Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., dalam sambutannya di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Beliau berharap, melalui pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) tersebut, para siswa dapat memperaktekkan teori yang telah didapatkannya di bangku sekolah. Tidak hanya itu, namun juga dapat menyempurnakan teori yang telah didapat.

“Jadi nanti di sini, akan belajar 2 administrasi, yakni administrasi keperkaraan dan administrasi kesekretariatan. Utamanya akan belajar dalam hal aplikasi-aplikasi dari kedua administrasi tersebut. Karena saat ini di pengadilan semua sudah memakai aplikasi, tidak lagi manual,” tandas Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Fuad Zaenudin, guru pendamping dari SMK Islam Nusantara Comal menyampaikan, 5 siswa ini akan mengikuti kegiatan PKL selama kurang lebih 1 bulan setengah, yakni mulai tanggal 12 Maret hingga 25 April 2019. Kelimanya merupakan siswa kelas 11 dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

“Kami sampaikan terima kasih atas diperkenankannya siswi kami mengikuti PKL di sini. Kami berharap kerjasama ini akan bisa berlanjut terus, mengingat pada semester berikutnya aka nada PKL lagi. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menambah pemahaman bagi para siswa, karena selama ini hanya mendapat teori saja,” terang Fuad. (ton)

Previous Next

MoU POSBAKUM DITANDATANGANI

MoU POSBAKUM DITANDATANGANI

KAJEN – Terhitung mulai bulan Maret 2019 ini, masyarakat Kabupaten Pekalongan yang berasal dari kalangan tidak mampu akan kembali mendapat pelayanan secara cuma-cuma, saat berperkara di Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B. Hal ini seiring dengan telah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) pelaksanaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum).

Penandatanganan MoU dilaksanakan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Bapak Nur Khamid, S.H. dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wongsonegoro Semarang Bapak Abdul Aziz, S.Ag., S.Pd., M.H., di hadapan Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Bapak Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., Selasa, 12 Maret 2019.

Dalam MoU tersebut dijelaskan bahwa pelayanan Posbakum di Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B akan dilaksanakan dalam 200 hari kerja. Pelayanan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat mulai hari Senin hingga Jumat  dan akan dilayani sesuai jam kerja di Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Nantinya masyarakat Kabupaten Pekalongan yang berasal dari kalangan tidak mampu, akan mendapatkan pelayanan dari LBH Wongsonegoro Semarang berupa pemberian informasi, konsultasi atau advis hukum, bantuan pembuatan dokumen hukum yang dibutuhkan dan penyediaan informasi daftar organisasi bantuan hukum. (ton)

Previous Next

BULAN DANA PMI CAPAI 1 MILIAR

BULAN DANA PMI CAPAI 1 MILIAR

*) PMI Kabupaten Pekalongan Terima Sumbangan Mobil Ambulan

KAJEN – Pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan tahun 2018 telah berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar Rp 1.108.392.300,00. Jumlah tersebut terungkap dalam laporan panitia di hadapan Ketua Umum PMI Kabupaten Pekalongan dan Bupati Pekalongan, serta jajaran Forkompimda, Kamis, 21 Februari 2019, di Ruang Rapat Bupati Pekalongan.

Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan 2018 yang juga Sekda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, M.M. dalam laporan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Drs. Ali Riza, M.Si. menyampaikan, dana tersebut berasal dari bidang masyarakat Rp 228.600.500,00, bidang pelajar dan mahasiswa Rp 240.722.000,00, bidang kendaraan dan angkutan Rp 27.050.000,00, bidang Perindagkop UMKM dan Jasa Rp 32.796.000,00, PNS/TNI/POLRI/BUMN/BUMD Rp 552.178.100,00, dan bidang lain-lain Rp 27.045.200,00.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si., menyambut baik hasil tersebut. “Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang terlibat dan juga memberikan sumbangannya. Semoga kelak akan mendapat balasan (pahala) dari Allah Swt,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, capaian Bulan Dana PMI tahun 2018 sebesar Rp 1 miliar merupakan impian yang telah menjadi kenyataan. “Dulu hanya mimpi tapi sekarang terbukti dan bisa mendapat Rp 1 miliar lebih bahkan kini menjadi tren,” jelasnya saat menutup secara resmi Bulan Dana PMI 2018.

Beliau berharap untuk pelaksanaan di tahun-tahun berikutnya capaian itu dapat meningkat. Mengingat banyaknya potensi sumber yang ada, seperti besarnya jumlah Aparatur Sipil Negeri (ASN) maupun dunia usaha. “Tahun depan harus punya komitmen untuk naik lagi. Bulan Dana ini harus dimaknai sebagai amal dan upaya tolong menolong kepada sesame,” tandas Bupati.

Pada kesempatan itu pula, Bupati serta tamu undangan berkesempatan menyaksikan penyerahan bantuan 1 unit mobil ambulan untuk membantu pelaksanaan operasional PMI Kabupaten Pekalongan. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Bank Jateng Cabang Kajen Sulton Syarif kepada Ketua PMI Kabupaten Pekalongan yang sekaligus Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti. (ton)

Informasi

Pengadilan Agama Kelas I.B Kajen 
Jl. Teuku Umar No 9 Kajen, Kab. Pekalongan 51161
Telp/Fax 0285 381919